Feeds:
Tulisan
Komentar

esei mardi 240309 23.43

maunya menulis saja setiap hari.apa pun ingin kita tulis.tetapi kadang banyak hal yang musti kita korbankan atau prioritaskan dalam hidup. tetapi, andaikata, misalnya kita putuskan untuk tidak akan pernah menulis lagi seumur hidup akan bagaimana ? Mungkin juga tidak apa, mungkin juga bermasalah, mungkin saja akan aneh. Jadi melakukan apapun dalam hidup sah-sah saja. kita enggak perlu takut merasa tidak melakukan sesuatu.karena diam pun satu sikap yang terpuji.bicara juga boleh, sekali diam, sering bicara enggak apa. jadi semua ulah yang ingin kita gerakkan, pikirkan, lakukan.
Artinya hidup di dunia ini very simple. Manusianya saja yang bikin ribet. sudah tenang-tenang di rumah, sudah aden anyem bekeluarga, sudah asyik-asyiknya bekerja dan lagi hapy-hapynya bersiosialisasi….eh….mulailah terjadi perseteruan, perdebatan, perselingkuhan, pemukulan, makian, pembunuhan..
menyeramkan!
sekarang pun saya menulis.walau hati tidak ingin, tapi jari ini menginginkannya.iya biarkan semua mengalir bergerak.dan pemakaian kata demi kata rangkaian huruf juga kok tidak ada huruf besar? lupa? tidak juga! bisa disengaja bisa juga iseng saja tidak mau.
nah, ini pun hal yang lumrah, biasa-biasa saja.
Jangan suka ketakutan dengan peraturan yang membuat kita menjadi orang, sosok lain.kata orang peraturan itu untuk dilanggar. tidak juga! sebuah peraturan itu tidak ada! manusia saja tidak ada kerjaan memberi nama ‘mahluk peraturan’.
hebohlah seluruh dunia mengikuti rules yang terkadang tidak masuk akal, asal taat mentaati.
apa yang musti ditaati ? seluruh orang juga saling tidak peduli.kalaupun mereka ingin diperhatikan itu juga karena mereka mengharapkan sesuatu. kebanyakan manusia baru sok perhatian kalau bagi mereka itu akan menguntungkan. kadang menyeramkan kalau kita sudah terasa-rasa ada yang tidak benar..gelagat oarng ingin ‘menerkam’ kita. mereka berlaku tidak sopan, kasar, berpura baik atau malah sangatb sadar kita yakin mereka memanfaatkan kita.
hem! sebenarnya enggak masalah juga. karena itu baru perkiraan, berpikir buruk lebih dulu..hem..tidak baik..
jadi ingin menulis iya tulis.tidak pun iya sudah.besok mau mulai menulis satu satu , pebdek saja.boleh-boleh saja.lusa lebih panjang. wah lebih menarik.
makanya jalani saja apa yang kamu, kita rasakan! mau tidur iya bobo saja.nite

7 Maret 09 12.55 wib


1 bulan lagi pemilu legislatif.Saya pernah merasakan melakukan ini semu ditahun 2004. Dengan berbagai alasan dan itu benar.Saya pun bekerja sangat maksimal. Karena saya waktu itu pun diminta jadi xaleg jelang tutup nama-nama yang masuk KPU. Tidak masalah. Saya yang tadinya apatis atau pasif atau males atau muak atau tidak mudeng akan partai politik. Dengan santai masuk dan menjalankan dengan apa adanya tetapi fokus dan tahu diri.
Lanjut Baca »

23 Feb 2009


wah entah siang ini mau menulis apa ? Perasaan sudah ;ebih baik. Tetapi fisik sangat berat. Semua terasa sakit. Apa karena memang sudah saatnya sakit. Atau memang disakit-sakiti saja badan ini. Mustinya saya sudah hidup normal. Tetapi kok sudah 1 minggu ini pindah rumah belum juga merasa biasa. Kayak seperti rasa..auh ah gelap! Memang tidak tahu saya ini sedang apa dan bagaimana. Anggap saja sedang berlibur di suatu tempat yang kita sama sekali penuh ingin tahu. Hanya itu bla bla siang ini. Bisa selesai sampai sini saja. Atau akan lanjut di situasi yang beda.

Esei 21 Feb 09

Morning Maleo!

Mau teriak! Kayaknya suara sudah tidak balance ama perintah otak.Beneran sampai hari ini saya sangat merasa lelah. Terlalu banyak energi saya keluarkan untuk maleo. Tetapi maleo tenang-tenang saja. Karena katanya : “Biasa aja tuh…hidup di dunia memang begitu..!” Lanjut Baca »

Esei 14 Feb 2009 10.50am

18 Tahun papi sudah enggak ada. Sekarang kata orang hari kasih sayang, hari yang dirayakan banyak orang, anak muda, orang tua, siapa saja.

Silahkan saja. Karena bagi saya hari dan keseharian, esok hari lima hari lagi atau 360 hari ke depan adalah perjuangan. Survive. Suka tidak suka adalah sebuah hari. Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »